Hutang Puasa


Tanya : Seorang islam memiliki hutang puasa, bolehkah hutang puasa itu diganti oleh wali nya (ahli warisnya?).
Jawab : Boleh, berdasarkan pada hadist riwayat Jamaah dari aisyah dan dari ibnu abbas.
Artinya “ Hadist Aisyah yang menyatakan bahwa Rosulallah SAW bersabda :“Barang siapa meninggal dunia padahal ia berhutang puasa, maka walinyalah yang berpuasa untuknya”.
Dan lagi dari hadist Ibnu Abbas bahwa seoarng wanita berkata kepada nabi : “ Wahai Rosulallah, sungguh ibuku telah meninggal dunia padahal dia mempunyai hutang puasa nadzar, apakah saya dapat berpuasa mengantikannya?” Jawabanya : “ Bagaimana pendapatmu bila ibumu berhutang , lalu engkau membayarnya , adakah itu dapat melunasi hutangnya?” Jawabnya : “Ya”. Maka sabda Rosulallah SAW..”Puasanlah untuk ibumu” (HR Jama’ah ahi Hadist).
Namun alangkah baiknya sebisa mungkin kita segera melunasi hutang puasa tersebut sebelum kita meninggal kecuali kita tidak dapat membayar hutang puasa tersebut kita bisa mengantinya dengan membayar fidyah pada orang miskin, yang setiap harinya sebesar satu mud (sekitar 0,60 kg). Kesimpulannya , bila orang tua kita sudah meninggal dan masih punya hutang maka dapat dibayar hutang puasanya oleh ahli waris atau membayar fidyah pada oarng miskin.
SUmber : Buku Tanya Jawab Tim PPM Majlis Tarjih

Iklan

Silahkan Menulis Komentar. Kamentar anda sangat saya harapkan. Baik yang berupa kritik, saran ataupun pujian, hehehe.Terima Kasih yang sudah berkomentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s